Posted on

code name “Presler”

sejak pertama kali punya komputer pribadi sampai 3 tahun ke depan yaitu saat ini, tetap masih memakai prosesor ternama, “intel”, pentium D 915 @2,8ghz.

prosesor dual-core yang cukup baik pada zamannya, namun seiring berkembangnya zaman dan lalu-lintas kerja yang pesat dan cepat berujung pada kebutuhan hardware/perangkat keras yang dapat mengimbanginya.

Munculah dalam benak untuk merakit lagi sebuah unit komputer yang lengkap sesuai kebutuhan:

PROCESSOR dengan kinerja cepat:

(1) intel “turbo boost” ; intel core i5-750 (quad-core)

(2)amd “hyper-transport” ; Phenom II x4 955 BE (quad-core)

*dimana quad-core dibutuhkan untuk membuka 2 atau 3 aplikasi secara bersamaan, contoh: illustrator dengan flash, atau premiere dengan photoshop dan soundforge

** turbo boost dari intel dapat mengaktifkan 1  buah core diatas kecepatan rata-rata sampai 60%, sehingga mempercepat proses pembukaan aplikasi yangmana mengurangi “crash” dan”depresi”.

** hyper-transport amd belum paham saat ini.

Namun tetap saja terhambat oleh 1 faktor besar sepanjang masa, yaitu “D-A-N-A-yang minimum”

Advertisements

One response to “code name “Presler”

  1. dwirandr

    and how about the cache (baca: kech) that planted inside the processor ?
    are those necessary too ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s