Uninterruptible Power Supply (UPS)

UPS adalah alat untuk menampung daya listrik sementara yang biasanya digunakan untuk komponen komputer. Hal ini untuk mencegah rusaknya komponen dalam komputer akibat arus listrik yang tidak stabil. Arus listrik yang tidak stabil bisa dikarenakan mati lampu / korslet, tidak sengaja mencabut kabel komputer atau rusaknya PSU. Kemampuan (harga/kualitas) UPS berbeda-beda dilihat dari merk, garansi,  teknologi dan satuan VA.

berikut cara menghitung kemampuan UPS pada umumnya (rumus umum UPS),

contoh:

1000va x 0,6 = 600watt

jadi hitungan UPS 1000va hanya mampu mendayai PSU sebesar 600watt

jika anda menggunakan PSU 650watt, 750watt, 850watt atau lebih maka perlu UPS diatas 1300va.

catatan & pertanyaan umum:

1) perkalian dengan 0,6 entah darimana tapi sumbernya dapat dipercayai, dan ada kemungkinan perubahan rumus sesuai kemajuan teknologi UPS.

2) daya PSU tidak lama terkuras sebesar angka nominal yang tertera, hal tersebut untuk mencegah “cipratan” arus listrik dalam komponen komputer lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan/kematian pada hardware lain.

3) tidak perlu mencabut kabel UPS kecuali anda akan meninggalkan rumah lebih dari 2-3 hari.

4) bila ditinggal pergi seharian cukup hanya mematikan saklar pada UPS, indikator lampu menunjukkan adanya arus listrik.

NB:akan ada revisi seiring kebutuhan penulis.

Advertisements

intel core i5-750

codename “Lynnfield”; “Nehalem” Architecture, intel core i5-750 punya prestasi baik karena merupakan perbaikan dari seri i5 sebelumnya yaitu memiliki 4-core seperti pada seri i7.

(-) Namun supaya tidak menyaingi seri i7 maka fitur multitasking atau biasa disebut “Hyper-Threading” tidak ditanamkan dalam chip ini.

(-) koneksi antara prosesor dengan system juga direndahkan. Hal ini berarti QPI (Quick Path Interconnect) diganti dengan DMI (Direct Media Interface) yang funsinya sulit dijelaskan.

(+) Sebagai gantinya, di terapkan fitur Intel TURBO BOOST, yang mana menaikkan tegangan core (mis: 2ghz menjadi 3ghz) pada tiap core. Sehingga aplikasi akan berjalan sangat cepat dari keadaan normal.

code name “Presler”

sejak pertama kali punya komputer pribadi sampai 3 tahun ke depan yaitu saat ini, tetap masih memakai prosesor ternama, “intel”, pentium D 915 @2,8ghz.

prosesor dual-core yang cukup baik pada zamannya, namun seiring berkembangnya zaman dan lalu-lintas kerja yang pesat dan cepat berujung pada kebutuhan hardware/perangkat keras yang dapat mengimbanginya.

Munculah dalam benak untuk merakit lagi sebuah unit komputer yang lengkap sesuai kebutuhan:

PROCESSOR dengan kinerja cepat:

(1) intel “turbo boost” ; intel core i5-750 (quad-core)

(2)amd “hyper-transport” ; Phenom II x4 955 BE (quad-core)

*dimana quad-core dibutuhkan untuk membuka 2 atau 3 aplikasi secara bersamaan, contoh: illustrator dengan flash, atau premiere dengan photoshop dan soundforge

** turbo boost dari intel dapat mengaktifkan 1  buah core diatas kecepatan rata-rata sampai 60%, sehingga mempercepat proses pembukaan aplikasi yangmana mengurangi “crash” dan”depresi”.

** hyper-transport amd belum paham saat ini.

Namun tetap saja terhambat oleh 1 faktor besar sepanjang masa, yaitu “D-A-N-A-yang minimum”